Booklet Apa & Mengapa Universitas Reformed Injili

(Klik gambar di bawah untuk membaca booklet)

Apakah Anda terbeban untuk terjun di dalam Universitas Reformed Injili?


Program Studi
Teknik Informatika, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Kimia, Biologi, dan Arsitektur

Prakata

Siapakah yang tidak menginginkan anaknya mendapatkan pendidikan terbaik atau mempunyai pengetahuan yang tinggi, dan sebisa mungkin mengirimkan anaknya ke universitas yang paling bergengsi dan paling bermutu? Namun akhir-akhir ini kita melihat di seluruh dunia, khususnya di dalam dunia akademik, sudah mengalami perubahan. Yang ditekankan – telah dicapai, tetapi yang tidak diperhatikan – telah merosot. Begitu banyak orang yang meraih akademik tinggi, yang moral, karakter, iman, dan kepribadian mereka yang intelektual justru sama sekali tidak memadai. Sehingga kita melihat orang-orang akademik tidak lagi menjadi teladan dan contoh di dalam dunia ini. Banyak pemuda-pemudi yang mengikuti teladan kaum intelektual, khususnya mereka yang lulus dari universitas terkenal di dunia, tetapi faktanya moral mereka tidaklah seimbang dibandingkan standar akademik tinggi yang telah mereka capai. Dunia telah menyatakan manusia semakin menjauhi Tuhan. Manusia semakin memiliki keberanian untuk melakukan dosa yang dahulu memalukan, tetapi yang sekarang tidak saja disetujui melainkan juga dipamerkan dengan demonstrasi umum mengatasnamakan hak asasi manusia yang harus diperjuangkan. Kita melihat puluhan negara barat telah melegalisasikan same-sex marriage. Amerika, yang dianggap sebagai wakil Kekristenan seluruh dunia, telah terjerumus ke dalam kemelut dan kesulitan seperti ini.

Ini mendorong kami untuk memikirkan untuk memperjuangkan mutu pendidikan universitas yang tinggi dan yang juga diimbangi oleh moral dan kerohanian. Mungkinkah kita membiarkan diri melihat dunia terus merosot seperti ini? Bolehkah kita menyerahkan anak-anak kita ke dalam arus ini? Kami percaya Tuhan telah memberikan visi untuk mendirikan suatu universitas yang berdasarkan theologi Reformed Injili di zaman ini. Dengan bersandar kepada Tuhan, kami percaya kemungkinan adanya universitas yang memperjuangkan pengetahuan dan mengimbanginya dengan iman kepercayaan, moral, dan karakter yang berintegritas demi menciptakan suatu generasi bangsa yang baru untuk memuliakan Tuhan, meneruskan apa yang Tuhan kehendaki di dunia ini sampai Dia datang kembali.

Gerakan yang tidak mempunyai bobot pendidikan dan tidak mempunyai isi akademis untuk dapat diteruskan kepada pemuda-pemudi tidak akan dapat berkembang dan bertahan di dalam sejarah. Jikalau Gerakan Reformed Injili akan terus memberikan dampak bagi sejarah yang akan datang, maka kita harus mendirikan suatu universitas yang berdasarkan kepada theologi Reformed untuk menjelajah ke dalam berbagai bidang studi.

Saya percaya sudah waktunya kita membangun suatu universitas yang bermutu untuk menggabungkan iman, pengetahuan, dan segala keterampilan di dalam memengaruhi masyarakat. Mari kita berdoa supaya di dalam dunia akademik yang semakin sekuler, mendikotomikan iman dan pengetahuan, Tuhan sekali lagi memanggil orang-orang yang bervisi dan berperasaan tanggung jawab untuk mengerjakan suatu pusat studi yang bermutu di dalam zaman ini.

Kiranya Tuhan terus memberikan visi-Nya kepada kita sebab tanpa visi Tuhan suatu bangsa akan binasa. Kiranya Tuhan dipermuliakan.


Soli Deo Gloria. Amin.

Pdt. Dr. Stephen Tong
Jakarta, 20 Agustus 2015